Detail Berita Si Lencana Berani
Banggai Siapkan 15.000 Hektare Sawah untuk Panen hingga November
Oleh: PPID BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah
Monday, 28-09-2026 [01:54]
Hal itu disampaikan Bupati Banggai Amirudin saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada panen raya sawah padi di Desa Tirta Sari, Kecamatan Toili, Kamis (10/9/2026).
Amirudin mengatakan, selain areal sekitar 15.000 hektare di dataran Toili yang masih memasuki masa panen hingga November, terdapat sekitar 26.000 hektare lahan sawah di kecamatan lainnya.
Menurutnya, produksi padi Banggai selama ini mampu memenuhi kebutuhan daerah bahkan menghasilkan surplus yang dapat dipasok ke kabupaten lain. Rata-rata produksi padi disebut mencapai sekitar 114.000 ton per tahun dengan surplus sekitar 76.000 ton. “Sehingga Banggai sering kali menjual kepada kabupaten lain,” kata Amirudin.
Potensi tersebut diperkuat dengan dukungan Kementerian Pertanian. Amirudin menyebut, dalam audiensi dengan Menteri Pertanian sekitar dua pekan sebelumnya, Banggai memperoleh sejumlah dukungan, antara lain pengembangan kelapa dalam seluas 5.000 hektare, kakao 3.000 hektare, serta tambahan 350 unit pompa air.
Bantuan itu dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperluas kapasitas pengelolaan lahan. Ketersediaan pompa air dan alat mesin pertanian (alsintan) juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi ketika petani menghadapi tantangan pengairan dan kebutuhan percepatan tanam-panen.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons potensi pertanian Banggai dengan mendorong penguatan brigade pertanian dan alsintan. Pengelolaan alat pertanian secara terorganisasi dinilai dapat membantu petani meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus mempercepat pekerjaan di lapangan.
Amran juga mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mengembangkan sektor pertanian. “Bapak Gubernur dan Bupati ini hebat. Minta satu paket brigade, kasih pasangan itu brigadenya. Tiga atau empat brigade pasangkan, kalau perlu lima, nanti tergantung menyusunnya,” ujar Amran.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, pola penguatan brigade pertanian dan alsintan yang didorong pemerintah pusat akan diadaptasi untuk mendukung pengembangan pertanian di Banggai. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat mekanisasi pertanian sehingga pengelolaan lahan lebih efisien dan produktivitas petani meningkat.
Selain melihat langsung panen raya, Amran membuka ruang dialog dengan petani. Forum tersebut digunakan untuk menyerap persoalan yang dihadapi petani sekaligus memetakan kebutuhan yang dapat ditindaklanjuti pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian juga menyerahkan bantuan alsintan prapanen secara simbolis kepada Bupati Banggai untuk mendukung kegiatan pertanian di daerah. Penguatan mekanisasi, dukungan sarana produksi, dan pengelolaan potensi lahan menjadi penting bagi Banggai yang memiliki basis pertanian cukup besar. Dengan areal panen yang masih berlangsung hingga November, daerah ini berpeluang terus menjaga pasokan pangan sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu pemasok beras bagi wilayah lain.
Sumber : Tim Liputan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, & Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai.
Berita Lainnya
Perkuat Program Prioritas, Bappeda Sulteng Evaluasi Berani Cerdas dan...
Tue, 29-09-2026 [11:05]
BAPPEDA SULTENG GELAR DESK MONEV TETRAPANDU 2026
Tue, 29-09-2026 [11:01]
Pemprov Sulteng: Alokasi dana rehab RTLH Rp80 juta per unit
Mon, 28-09-2026 [02:53]
BAPPEDA SULTENG GELAR DESK MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PETANI MILE...
Mon, 28-09-2026 [02:11]
Kepala Barantin dan Gubernur Perkuat Sinergi, Ekspor Durian Sulteng Di...
Mon, 28-09-2026 [02:02]
Gubernur Anwar Hafid Dorong Toili Jadi Percontohan Pertanian Modern
Mon, 28-09-2026 [01:56]